AYO TANAM GAHARU !!! HIDUP MANDIRI.... EKONOMI TINGGI >>>>>>> GAHARU..... 1 POHON HASILKAN PULUHAN JUTA RUPIAH
Posted on July 15th, 2010 at 10:31 PM by adesanjaya

Pendangkalan alur di pintu masuk pelabuhan pulau baai tampaknya masih menjadi masalah serius bagi pelabuhan pulau baai Bengkulu. Akibat pendangkalan alur ini, kapal-kapal besar bermuatan bahan pokok seperti beras dan kebutuhan lain tidak dapat merapat ke dermaga pelabuhan pulau baai. Jelas ini menimbulkan permasalahan serius bagi masyarakat Bengkulu karena akan menimbulkan gangguan stabilitas ekonomi di propinsi Bengkulu.

Masalah pendangkalan alur mengakibatkan kapal besar harus mengandalkan pasang surut air laut yang tidak pasti dan ini mengakibatkan kerugian bagi pemilik dan pengusaha kapal. Menurut salah satu Koran ternama di Bengkulu yaitu koran rakyat Bengkulu , banyak pengusaha-pengusaha kapal akan menarik diri dari pelabuhan pulau baai Bengkulu dan berpindah ke pelabuhan terdekat seperti pelabuhan teluk bayur di propinsi sumbar dan pelabuhan jambi. Bila kondisi ini terjadi maka akan sangat mempengaruhi kondisi perekonomian masyarakat Bengkulu khususnya masyarakat kecil karena bahan pokok yang diangkut menggunakan kapal akan naik harganya menjadi 2x lipat dari harga biasanya. Hal ini dikarenakan bahan pokok yang seyogyanya menggunakan pelabuhan pulau baai Bengkulu harus berlabuh di pelabuhan terdekat dari propinsi Bengkulu seperti teluk bayur dan diangkut menggunakan jalan darat dari propinsi Sumatera Barat ke propinsi Bengkulu sehingga akan menambah biaya yang harus ditanggung masyarakat Bengkulu. Bila dilihat secara langsung ke lokasi pelabuhan pulau baai Bengkulu, saat ini diperkirakan sedimentasi pasir yang terjadi di pelabuhan Bengkulu mencapai 864.000 meter kubik. Kondisi pendangakalan alur pelabuhan Bengkulu semakin bermasalah sejak jebolnya break water pelabuhan pulau baai Bengkulu beberapa waktu yang lalu. Arus yang membawa pasir dari tengah laut menuju pintu masuk dermaga pelabuhan pulau baai Bengkulu semakin mempercepat pendangkalan. Akibatnya pintu alur pelabuhan pulau baai Bengkulu mengecil dan arus menjadi lebih kuat menjadi 5 knot atau 5 mil/jam.

Dalam beberapa hari terakhir, menurut Koran Rakyat Bengkulu sudah banyak kapal yang mencoba masuk ke dermaga pelabuhan pulau baai Bengkulu akhirnya kandas di pintu alur pelabuhan pulau baai Bengkulu, akibatnya semakin menambah masalah pelabuhan pulau baai Bengkulu. Sebagai contoh kandasnya kapal Pertamina yang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan masyakarat bengkulu. Kapal yang kandas ini muatannya hanya 1300 ton, jika alur dan jalur normal maka kapal yang mengangkut BBM untuk masyarakat Bengkulu bisa membawa 3600 ton bahan bakar. Ini artinya kapal dengan muatan 1300 ton saja sudah kandas di pintu masuk pelabuhan Bengkulu, apalagi lebih dari itu.

(more…)